Jumat, 20 Maret 2015

Indahnya Curug Sawer


Kecamatan Cigeulis merupakan salah satu bagian dari wilayah administratif Kabupaten Pandeglang, keberadaan  Kecamatan Cigeulis tidak begitu populer di kalangan wisatawan lokal maupun wisatawan domestik, wilayah kecamatan Cigeulis merupakan wilayah yang dijadikan jalur lalu lintas wisata Pulau Umang dan Pantai Ciputih.
Curug Sawer terdiri dari dua air terjun, satu bernama Curug Lalakina yang berada di bagian atas dengan ketinggiannya mencapai 25 m, sedangkan yang berada dibagian bawah adalah Curug Bikang yang ketinggiannya sekitar 7 meter.  Di bagian bawah permukaan air Curug Bikang terdapat gua bawah air yang panjangnya mencapai 8 km dan berujung di daerah Muara daerah Babakan Nangka. Curug Sawer banyak menyimpan mitos tradisional, terutama di bagian Curug Bikang, konon di curug ini bersemayam buaya putih yang menjaga keperawanan Curug Bikang dari pengaruh ulah kotor manusia.  Buaya ini selalu menampakan diri sebagai kakek tua jika bulan purnama tiba.
Terletak di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.
Berjarak kurang dari 1 km dari pusat kecamatan Cigeulis dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki kurang lebih 10 menit atau berkendara dengan sepeda motor.
Wisata Cigeulis kurang begitu berkembang dan banyak sekali potensi wisata Kecamatan Cigeulis yang belum dikembangkan, padahal potensi wisata alam Cigeulis begitu besar dan menjanjikan dari segi ekonomi dan budaya, salah satunya adalahh wisata alam Curug Sawer yang terletak kurang dari 1 KM dari pusat Kecamatan Cigeulis, kita dapat ke lokasi dengan berjalan kaki kurang lebih 10 menit dan dapat pula dengan mengendarai sepeda motor. 
Ironis memang potensi wisata alam yang begitu besar tidak terkembangkan secara maksimal padahal lokasinya hanya 10 menit dengan berjalan kaki, oleh karena itu Penerbit memiliki tanggungjawab  untuk mempublikasikan potensi wisata alam Cigeulis, semoga rekomendasi ini, anda berniat mengunjungi wisata alam Curug Sawer. 
Curug Sawer begitu indah dan perkasa, dinamakan Curug Sawer karena pancoran dan jangkauan air jeramnya seperti hujan, sehingga masyarakat sekitar menyebutnya dengan sebutan Curug Sawer (air yang selalu menyawer), Curug Sawer terdiri dari dua air terjun, satu bernama air terjun (Curug. sebutan orang Sunda Banten Selatan) curug Lalakina yang berada di bagian atas dengan ketinggiannya mencapai 25M, sedangkan yang berada dibagian bawah adalah Curug Bikang yang ketinggiannya sekitar 7 meter. Curug Sawer banyak menyimpan mitos tradisional, terutama di bagian Curug Bikang, konon di Curug ini bersemayam buaya putih yang menjaga keperawanan Curug Bikang dari pengaruh ulah kotor manusia, buaya selalau menampakan diri sebagai kakek tua jika bulan purnama tiba, dan juga di bagian bawah permukaan air Curug Bikang terdapat gua bawah air yang panjangnya mencapai 8 KM dan berujung di daerah Muara daerah Babakan Nangka. cerita tersebut merupakan cerita masyrakat sekitar yang turun temurun dari kokolot.
Tempat ini pula sering dijadikan sebagai tempat bersemedi terutama di bagian batu datar yang tertutup semak belukar di Curug Lalaki dan ada pula yang bersemedi di atas Curug Bikangnya. Kepercayaan mistis dan keindahannya, gemericik airnya melengkapi potensi Curug Sawer menjadi daerah Wisata yang potensial di kecamatan Cigeulis. Sekilas informasi yang penerbit informasikan semoga cerita dan keindahannya menjadi inspirasi anda untuk mengunjungi wisata alam Curug Sawer,  semoga informasi ini bermanfaat bagio anda dan selamat berpetualang.

Sumber: http://disbudpar.pandeglangkab.go.id/

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com